PERTEMUAN III
MATERI :
1. SISTEM TRANSPORTASI
2. SISTRANAS (Sistem Transportasi Nasional)
3. JARINGAN TRANSPORTASI
4. TRANSPORTASI PERTOKOAN
1. SISTEM TRANSPORTASI
Definisi:
Ketertarikan dan keterampilan antara berbagai variabel dalam suatu kegiatan pemindahan penumpang.
Transportasi adalah pemindahan manusia atau barang dari suatu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan sebuah wahana yang digerakkan oleh manusia atau mesin. Transportasi digunakan untuk memudahkan manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Dinegara maju, mereka biasanya menggunakan kereta bawah tanah (subway) dan taksi. Penduduk disana jarang yang mempunyai kendaraan pribadi karena mereka sebagian besar menggunakan angkutan umum sebagai transportasi mereka. Transportasi sendiri terbagi tiga bagian yaitu: Transportasi darat, laut, dan udara. Transportasi udara merupakan transportasi yang membutuhkan banyak uang untuk memakainya. Selain karena memiliki teknologi yang lebih canggih, transportasi udara merupakan alat transportasi tercepat dibanding dengan alat transportasi lainnya.
MAKSUD DAN TUJUAN:
Mengatur dan mengkoordinasi pergerakan penumpang dan barang yang bertujuan untuk memberikan optimalisasi proses pergerakan tersebut.
SISTEM TRANSPORTASI MELIPUTI DUA ASPEK:
1. SARANA (moda/jenis angkutan)
2. PRASARANA
1. SARANA
Berhubungan dengan jenis/piranti yang digunakan dalam hal pergerakan manusia dan barang seperti:
1. Mobil
2. Bis
3. Motor
4. Sepeda
5. Becak
6. Kereta api
Sarana berhubungan dengan wadah atau alat lain yang digunakan untuk mendukung sarana yang disebut prasarana.
2. PRASARANA
1. Jalan
2. Rel kereta api
3. Pelabuhan
4. Bandara
UNSUR POKOK SISTEM TRANSPORTASI:
1. Orang yang membutuhkan
2. Barang yang dibutuhkan
3. Kendaraan sebagai alat angkut
4. Jalan sebagai prasarana angkutan
5. Organisasi yaitu pengelola angkutan
JENIS SARANA ATAU MODA ANGKUTAN:
1. Udara
Sarana: Pesawat.
Prasarana: Bandara ()terminal), lapangan (runway), taxiway, dll.
2. Air
Sarana: Kapal.
Prasarana: Dermaga atau Pelabuhan, , danau, sungai, dan ASDP.
3. Darat
1. Jalan raya:
Sarana: Bis, mobil, motor, sepeda dll.
Prasarana: Jalan raya, jembatan, halte, rambu, flight over dll.
2. Jalan rel:
Sarana: Kereta api.
Prasarana: Rel kereta api, jembatan rel, stasiun, rambu/marka, flight over, terowongan, dll.
3. Lain-lain:
Sarana: Kabel, pipa, Drainase, dll.
Prasarana: Bawah tanah, dll.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DALAM PEMILIHAN MODA ANGKUTAN:
1. Karakteristik pelaku perjalanan (the characteristic of trip maker):
a. Pemilihan kendaraan
b. Pendapatan
c. Tingkat sosial
2. Karakteristik perjalanan (the characteristic of trip):
a. Tujuan
b. Waktu
c. Jarak
3. Karakteristik fasilitas transportasi:
a. Secara kuantitatif
Waktu tunggu, waktu untuk mengakses moda transportasi lain, tarif, kesediaan tempat.
b. Secara kualitatif
Kenyamanan, kepercayaan, dan keamanan.
HUBUNGAN DENGAN CABANG ILMU LAIN
1. EKONOMI
Berhubungan dengan proses dan analisis perhitungan mamfaat dan biaya (cost and benefit)
Biaya:
Adanya pembangunan, dan pemeliharaan.
Mamfaat:
Adanya pengurangan Biaya Operasi Kendaraan (BOK), pengurangan waktu perjalanan, pengurangan kecelakaan, penambahan kenyamanam, peningkatan produksi daerah, pengurangan biaya transportasi barang, dan mamfaat akibat kenaikan nilai jual lahan.
2. PNALOGI
Berhubungan dengan pertumbuhan kota, fasilitas umum, puasat-pusat kegiatan, daerah industri dan
pariwisata.
3. SOSIAL POLITIK
Sosial:
Konektivitas antar daerah.
PERTEMUAN IV
Orang/barang memerlukan sarana transportasi untuk berpindah dari suatu tempat ke tempat lain.
PENDUKUNG PRASARANA
1. EKONOMI
2. ARSITEK
3. LINGKUNGAN
4. KEAMANAN DAN KENYAMANAN
Dari kedua tersebut didapat keselamatan/selamat.
5. LISTRIK .ELEKTRIK
6. MESIN
7. BAHAN BAKAR
TEKNIK SIPIL DALAM JALAN RAYA
1. HIGHTWAY ENGEENERING DAN TRAFFIC ENGEENERING
Untuk mendisain hightway kita perlu mengetahui traffic engeenering
Maksudnya adalah kita perlu mengetahui kendaraan apasaja yang akan melewatinya.
2. FISIK HIGHTWAY:
a. Geometik jalan
1. Aliran horizontal : Jalan dilihat dari atas
Kaitan:
1. Lebar jalan
2. Lengkung jalan (radius lingkaran), dengan tujuan untuk menghitung krndaraan apasaja yang bisa
melewatinya.
b. Strktur jalan
PERTEMUAN V
TRANSPORTASI UDARA
1. KEUNGGULAN TRANSPORTASI UDARA
a. Cepat
b. Nyaman
c. Aman
1. Keseragaman
2. Jalur tidak akan terjadi tabrakan (karena beda ketinggian bila bertemu pada titik yang sama)
3. Kontrol (terkontrol dengan ketat)
d. Jarak tempuh
2. KEKURANGAN
a. Biaya relatif tinggi
b. Aksesbilitas terbatas
c. Operasionala lebih sulit (aturan internasional yang harus diikuti)
d. Kapasitas terbatas (sedang sampai kecil)
e. Operasional (dipengaruhi oleh cuaca)
" Cuaca juga dapat dipengaruhi oleh diasin awal pada jalur take off/ land in
3. JENIS PENERBANGAN
1. Penerbangan komersial (jadwal tetap)
2. Penerbangan tidak komersial
PERTEMUAN VI
SISTEM TRANSPORTASI JALAN DARAT
I. JALAN RAYA
1. Transportasi jalan raya
2. Transportasi jalan rel
3. Transportasi jalan pipa (terutama barang)
4. Transportasi jalan kabel/gantung (terutama barang)
5. Transportasi jalan sabuk gerak/belt continue (terutama barang)
II. KARAKTERISTIK DAN KEUNGGULA SUB SISTEM TRANSPORTASI JALAN RAYA.
1. Door to door service (dari awal ke tujuan)
2. Memberi kebebasan yang tinggi pada pengguna
3. mudah dikembangkan
4. Dapat membuka dan membangkitkan wilayah
5. Dapat menaikkan nilai lahan/tanah
6. Dapat berfungsi melindungi suatu kawasan/kota, arteri, outer, bypass, dll
III. SEJARAH TRANSPORTASI JALAN RAYA
Dimulai dari tangan dan punggung, kemudian hewan (kuda, unta, gajah, keledai, dll). Setelah
beberapa dekade berkembang teknologi roda yaitu kereta kuda dengan tenaga hewan/manusia. Seiring
perkembangan zaman dikembangkannya teknologi otomotif, metal, elektrot, informatika yaitu
kendaraan bermotor lokomotif
PIHAK-PIHAK YANG TERKAIT
1. Departemen PU
2. Departemen Perhubungan
3. Departemen Dalam negri
4. Departemen Hankam
5. Departemen Keuangan
PELAKSANA TEKNIS
1. Binamarga (PU)
2. DLLAJR
3. Polisi lal lintas
4. Perusahaan angkutan
"Perlu sistem dan organisasi yang baik untuk menangani masalah ini".
IV. PENUMPANG TRANSPORTASI JALAN RAYA
1. Angkutan orang
2. Angkutan barang
a. Angkutan pribadi (private transport)
1. Bebas menentukan lintasan/rute
2. Mobilitas gerakan tinggi, sehingga aktifitas gerakan lebih besar
3. Bisa dilakukan dengan maupun tanpa motor (pejalan kaki/pedestrian, sepeda, gerobak, dll)
b. Pejalan kaki
1. Bentuk kegiatan transportasi yang paling sederhana (kita semua adalah pejalan kaki)
2. Jangkauan terbatas
Sabtu, 09 April 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar