Selasa, 22 Februari 2011

STRUKTUR_BANGUNAN(semester 2)

UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA
JL: Ring Road Utara, Jombor, Sleman, Yogyakarta


STRUKTUR BANGUNAN
(PERTEMUAN 1)

Dosen :
Adi Setiabudi. B

PENDAHULUAN


PENILAIAN

No. Elemen                                                      Penilaian Bobot (%)
1.    Ujian Tengah Semester                                       15 - 30
2.    UjianAkhir Semester                                           35 - 40
3.    Tugas / Latihan (PR, PK, Tugas Besar)              15 - 50
4.    Presensi                                                                      10



Pertemuan I


PERKENALAN RUMAH TAHAN GEMPA


BANGUNAN



KETAHANAN BANGUNAN

1.     TIDAK TAHAN GEMPA (0 %)
2.     TAHAN GEMPA ( bangunan yang diterapkan)
3.     ANTI GEMPA (100 %)
     
      Contoh bangunan rumah tahan gempa:





  PEKERJAAN RUMAH 1
    1. Apa yang anda ketahui tentang struktur bangunan ?     
        Jawab:


    2. Sebutkan jenis-jenis rumah ?
        Jawab:

    

     Jenis-jenis rumah di dunia bermacam-macam,
     contohnya adalah :

     1. rumah bambu,
     2. rumah gedek, 
     3. rumah tembokan tanpa perkuatan,   
     4. rumah tembokan dengan perkuatan,



    3. Apa perbedaan tipe rumah di Indonesia dengan di luar negeri ?


        Jawab:

   Pertemuan II

   BANGUNAN


   Bangunan adalah suatu wadah yang berbentuk fisik bangunan yang disusun
   dari berbagai jenis bahan bangunan

    PENGETAHUAN UMUM BANGUNAN

1. KEKUATAN
Bangunan tersebut mempunyai konstruksi yang kuat untuk melindungi penghuni dari bahaya keruntuhan

2. KEAWETAN
Untuk mendapatkan keawetan yang baik perlu diperhatikan jenis bahan bangunan yang dipakai




3.KEINDAHAN
Untuk menjadikan bangunan indah, perlu diperhatikan proporsi antara struktur dan organisasi ruang yang sesuai dengan fungsi bangunan

4.KESEHATAN
Perlu diperhatikan pembuangan air kotor dan kotoran (sanitasi), sampah dan limbah.
              Serta perlu mempertimbangkan faktor iklim (sinar matahari, angin, dan suhu), dan        
              gangguan polusi (udara dan suara)


   TIPE BANGUNAN
       Bangunan Teknis (engineered structure)
       Bangunan Non-Teknis (non engineered structure

   JENIS-JENIS RUMAH

    Jenis-jenis rumah di dunia bermacam-macam,
    contohnya adalah :

    1. rumah bambu,
    2. rumah gedek,
    3. rumah tembokan tanpa perkuatan,
    4. rumah tembokan dengan perkuatan,

TIPIKAL BANGUNAN DAN RUMAH DI LUAR NEGERI

                             Tipe Model Bangunan HAZUS (NIBS,2002)





     Struktur


     Struktur adalah komponen bangunan yang harus ada agar bangunan dapat berdiri tegak. 
     Contoh:
     1. Pondasi
     2. Sloof
     3. Kolom
     4. Angkur
     5. Balok latei
     6. Atap dan kuda-kuda


     Struktur terbagi dua:
   1. Struktur atas
        Struktur atas adalah struktur yang letaknya diatas permukaan tanah


    2. Struktur bawah
        Struktur bawah adalah struktur yang letaknya dibawah permukaan tanah. (pondasi dan sloof)
   
  PEKERJAAN RUMAH 2

1. Sebutkan bagian-bagian dari rumah !
   Jawab:
.     Atap
Secara umum konstruksi atap rumah tinggal dibagi dua :
1. Rangka atap (kuda-kuda)
                     2. Bahan penutup atap

.   Langit-langit
.   Ring balok
.   Balok Latei
.   Dinding / Tembok
.   Sloof
.   Fondasi

2. Jelaskan fungsi dari bagian-bagian rumah tersebut !
   Jawab:
 .   Atap
Selain menguatkan bangunan, juga berfungsi menghalang air hujan,  
angin, dan panas matahari
.   Langit-langit
Adalah lapisan yang membatasi rangka bangunan
dengan rangka atap

3. Apa yang dimaksud kolom praktis ? Apa fungsinya ?
    Jawab:

     Kolom praktis adalah pembantu kolom utama yang berfungsi membantu kolom utama dan juga sebagai pengikat agar dindng stabil, jarak kolom maksimum 3,5 meter, atau pada pertemuan pasangan bata (sudut-sudut).


     Dimensi kolom praktis 15/15 dengan tulangan beton 4 dan 10 begel d 8-20.



                                     http://struktur –rumah.blogspot.com(18:59/25/02/11)

    PERTEMUAN III

BAHAN YANG BAIK UNTUK MEMBUAT BANGUNAN

(sumber: Manual Batako, Sarwidi, dkk)
BAHAN MATERIAL
1.     PASIR
.         Pasir tidak dibolehkan mengandung lumpur lebih dari 5 %
.         Bila dilemparkan ke pakaian tidak lengket
.         Bila digenggam tidak menggumpal
.         Pasir terdiri dari halus dan kasar

2.     SEMEN PORTLAND
.         Semen tidak menggumpal, membatu atau mengeras
.         Penimbunan semen tidak boleh bersentuhan langsung ke lantai
.         Halus tanpa butiran-butiran

3.     BATAKO (Bata Trans Kapor)
.         1 meter persegi membutuhkan 13-18 BATAKO
.         BATAKO digunakan setelah berumur 8 minggu
.         Tidak boleh terkena air hujan, karna ikatan semen akan berkurang
.         Pemasangan BATAKO tidak boleh direndam, tapi disiram
          Contoh bahan membuat BATAKO:
1.     Bekas gergaji
2.     Abu merapi dll

4.     BATA MERAH


.         Mempunyai pinggiran lurus dan tajam

.         Bentuk persegi
.         Tidak banyak retak-retak
.         Direndam tidak banyak gelembung
2.     KAYU
.         Kering udara
.         Serat lurus
.         Sudut serat maksimal 15%
.         Mata kayu tidak boleh terlalu banyak

1.     PENUTUP ATAP
1.     Genting tananh liat
.    Berwarna merah
.    Sebaiknya mempunyai lubanguntuk diikatkan pada reng
.    Permukaan licin dan rata
2.     Asbes
.    Tidak boleh retak-retak
.    Mudah dipaku/dibocor
.    Tebal minimal 4 mm
.    Gelombang harus menutupi satu sama lain
Percobaan:
Plastik + pasir (sumber: Ahmad Adnan R (anang383@yahoo.com)

2.     AIR
.         Air yang baik, kualitas air minum
.         Air tidak berwarna
.         Air tidak bau
.         Air tidak mengandung lumpurdan minyak

3.     AGREGAT KASAR
.         Agregat kasar kerikil atau batu pecahyang memiliki ukuran lebih besar dari 5 mm
.         Agregatberagam ukurannya (dibawah 5 mm)
.         Tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 1 %, bila lebih harus dicuci

4.     BAJA TULANGAN
.         Baja tulangan harus memenuhi SII
.         Baja tulangan tidak boleh mengandung serpih-serpih atau retak-retak
.         Hanya diperbolehkan berkarat ringan pada permukaan
.         Batang baja harus tidak bertekuk, sehingga pada waktu akan digunakan tidak usah diluruskan

    1.     BETON
.         Bahan-bahan beton :
-         Agregat kasar, agregat halus (pasir), semen, dan air.
S   +   P  +  K  +  A   (Semen, Pasir, Kerikil, Air), dengan perbandingan 1   +   2   +   3   +  Secukupnya.

PR STRUKTUR BANGUNAN III
1.    Sebutkan prinsip2 bangunan tahan gempa ! 
     Jawab:

Taraf keamanan minimum untuk bangunan gedung dan rumah tinggal yang masuk 
dalam kategori bangunan tahan gempa, yaitu yang memenuhi berikut ini:
a.     Bila terkena gempa bumi yang lemah, bangunan tersebut tidak mengalami kerusakan sama sekali.
b.     Bila terkena gempa bumi sedang, bangunan tersebut boleh rusak pada elemen-elemen non-struktural, tetapi tidak boleh rusak pada elemen-elemen struktur.
c.      Bila terkena gempa bumi yang sangat kuat: bangunan tersebut tidak boleh runtuh baik sebagian maupun seluruhnya; bangunan tersebut tidak boleh mengalami kerusakan yang tidak dapat diperbaiki; bangunan tersebut boleh mengalami kerusakan tetapi kerusakan yang terjadi harus dapat diperbaiki dengan cepat sehingga dapat berfungsi kembali. 
2. Sebutkan tujuan merencanakan bangunan tahan gempa !
          Jawab:
                    1. Mencegah dan mengurangi timbulnya korban jiwa
                    2. Mencegah dan mengurangi timbulnya kerugian harta dan barang berharga 
3.   Sebutkan macam-macam ukuran gempa ! 
        Jawab:

                          Prinsip2 bangunan tahan gempa/ Buku membangun rumah sehat, sederhan, dan  tahan gempa
 

   Pertemuan keempat
   Gempa bumi(earthquake)
     Play the movie 

   Kehancuran akibat gempa bumi(earthquake destruction)
     Play the movie

     Belajar hidup dengan gempa bumi(learning to live with earthquake)
     Play the movie


     PRINSIP DESAIN BANGUNAN TAHAN GEMPA


     1. Akibat gempa ringan
         Struktur bangunan tidak boleh mengalami kerusakan, baik elemen struktur atau maupun non elemen 
         struktur

     2. Akibat gempa sedang
         Elemen struktur bangunan tidak boleh rusak tetapi elemen non strukturalnya boleh menagalami keru
         sakan 

     3. Akibat gempa besar
         Bangunan boleh rusak, tetapi orang yang berada di dalam rumah selamat

     TUJUAN MERENCANAKAN BANGUNAN TAHAN GEMPA

     1. Mencegah dan mengurangi timbulnya korban jiwa manusia

     2. Mencegah dan mengurangi timbulnya kerugian harta ddan barang berharga
 

     BEBERAPA CARA SEDERHANA MENGURANGI BENCANA YANG DITIMBULKAN 
     KERUSAKAN RUMAH

     1. Denah sederhana dan simetris
     2. Perencanaan ruang, penempatan dinding penyekat, lubang pintu/jendela sebaiknya simetris terhadap
         sumbu bangunan
     3. Bahan bangunan yang dipilih ringan, terutama untuk bagian atap
     4. Dinding dari pasangan bata tanpa struktur beton bertulang tidak boleh dibuat bertingkat/tinggi
     5. Sistem fondasi dan rangka bangunan harus diberi perkuatan
     6. Pada konstruksi fondasi dari pasangan batu kali, harus dibuat menerus dibawah seluruh pasangan 
         pasangan bata dengan diberi balok sloof diatasnya

     PRINSIP FONDASI

     Pondasi berfungsi untuk menerima beban bangunan dan meneruskannya kedalam tanah untuk tetap menjaga
     bangunan tetap berdiri stabil. Pondasi yang kuat berada diatas tanah yang stabil. Dan konstruksi pondasi
     dibuat solid dan menerus. Dasar pondasi batu kali adalah lapisan pasir yang dipadatkan diletakkan diatas


     PEKERJAAN RUMAH 4
   1. Sebutkan dan jelaskan tahapan dalam pembuatan rumah !
     Jawab:
     Ddddddddddddddddddddd

     2. Carilah contoh gambar-gambar rencana rumah satu tingkat (denah, tampak, 
         potongan, rencana plafon, rencana sanitasi, detail pondasi, dan detail kuda-
         kuda) !
     Jawab:
     Dddddddddddddddddddd 

     5. r



Tidak ada komentar:

Posting Komentar